Prasasti Dayung: Simbol Komitmen Baru
Pengurus ORARI Jakarta Pusat
Membawa Semangat Kolektif “On The Air, On The Beach” dari Pesisir Pulau Tidung untuk Periode 2026–2029.
Momentum krusial melingkupi Pemantapan Pengurus Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Jakarta Pusat periode 2026–2029. Bertempat di keindahan pesisir Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, prosesi sakral yang berlangsung selama dua hari pada 16–17 Mei 2026 tersebut tidak hanya menjadi ajang pergantian estafet kepemimpinan biasa, melainkan sebuah deklarasi visi baru yang dihadirkan melalui simbol kebersamaan yang unik dan penuh makna.
Seluruh jajaran pengurus baru bersama Dewan Pengawas dan Penasihat (DPP) ORARI Lokal Jakarta Pusat membubuhkan tanda tangan di atas sebuah prasasti berbentuk dayung.
Simbol ini dipilih bukan tanpa alasan; dayung merepresentasikan filosofi mendalam tentang gerakan kolektif, keselarasan arah tujuan, serta kerja keras bersama demi mengayuh
bahtera organisasi menuju masa depan yang lebih aktif, solid, dan inovatif.
Mengusung tema besar “On The Air, On The Beach” dengan subtema “Satu Gelombang, Satu Komitmen ORARI Lokal Jakarta Pusat dari Pulau Tidung”, kegiatan ini berhasil memadukan formalitas birokrasi organisasi dengan kehangatan alam terbuka. Deburan ombak dan hamparan pasir putih menjadi saksi pengukuhan komitmen moral para pengurus terpilih. Ketua ORARI Lokal Jakarta Pusat yang baru dikukuhkan, OM Yudi Wahyudin Suryaputra (YDØJNK), menegaskan bahwa tantangan zaman menuntut organisasi untuk bergerak lebihdinamis. Dalam pidato sambutannya, ia menggarisbawahi pentingnya keterbukaan ide dan sinergi internal.
“Untuk kemajuan ORARI Lokal Jakarta Pusat hendaknya kita bersatu dan bahu membahu saling memberikan ide pendapat sehingga menjadikan keanekaragaman program-program kerja lokal dalam periode ini,” ungkap Yudi penuh optimisme.
Baginya, penandatanganan prasasti dayung tersebut merupakan ikatan moral yang mengikat setiap individu untuk tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling menopang dalam menyukseskan program kerja yang adaptif.
Sinergi Lintas Organisasi
Keberhasilan penyelenggaraan acara spektakuler ini tidak lepas dari manajemen lapangan yang rapi. Kegiatan akbar di Pulau Tidung ini secara khusus disusun dan disiapkan oleh jajaran Pramuka Kwartir Ranting (Kwaran) Menteng di bawah koordinasi Kak Rama Diansyah Roni (YDØBWG). Sementara itu, jalannya seluruh rangkaian teknis acara dikomandoi langsung oleh OM Rafi Noersal Ciptojoyo (YDØBWH) yang bertindak sebagai Ketua Pelaksana.
Sinergi yang solid antarlembaga ini membuahkan rangkaian acara yang sangat variatif. Selama dua hari, para peserta tidak hanya mengikuti prosesi kegiatan formal, tetapi juga disuguhkan dengan agenda Pra Rapat Kerja Lokal (Rakerlok), pelatihan intensif bagi Calon Delta, malam akrab api unggun, hingga simulasi pencarian sinyal radio di alam terbuka atau yang dikenal dengan istilah fox hunting.
Acara ini juga turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh jajaran Pengurus Daerah (ORDA)
DKI Jakarta, di antaranya tampak hadir OM Adianto Sardjono (YBØOIL) beserta jajaran
pengurus daerah lainnya yang memberikan dukungan penuh atas dinamika positif di tingkat
lokal Jakarta Pusat.
Tepat pada hari Minggu, 17 Mei 2026 pukul 10.00 WIB, seluruh rangkaian acara resmi
ditutup. Melalui atmosfer kekeluargaan yang kental di alam terbuka, pengurus ORARI Lokal
Jakarta Pusat melangkah pulang membawa semangat baru dan dayung komitmen yang
siap dikayuh bersama menuju kejayaan organisasi.