📡🇮🇩 Satu Frekuensi, Satu Semangat, Satu Indonesia!
Mari kobarkan semangat Patriotik, Gigih, Berempati — Pemuda untuk Indonesia melalui Special QSO Sumpah Pemuda ke-98 bersama Club Station YHØAAS – Gerakan Pramuka Kwartir Daerah DKI Jakarta!
Waktu : Sabtu, 14 November 2026; 00:00 UTC – Minggu, 15 November 2026; 12:00 UTC (36 jam)
Tujuan ● Ajang latih diri, swa-uji konsep dan uji kinerja stasiun amatir radio bagi para peserta penggemar RadioSport digital-mode/FT8. ● Untuk mempromosikan kontak antara sesama stasiun amatir radio di Indonesia/YB-Land dan dengan stasiun-stasiun amatir radio di berbagai belahan dunia lain
Peserta Semua stasiun amatir radio dan Contest Club Stations yang memiliki Izin Amatir Radio yang masih sah berlaku untuk kegiatan kontes.
Total Score = Total_QSO_Points x Total_Multipliers
Total Score adalah total QSO points dikalikan dengan total multipliers yang diperoleh selama contest. Proses ini akan dilakukan oleh contest engine, berdasarkan log yang diterima.
Piranti Lunak Kontes
Program perangkat lunak yang direkomendasikan untuk kontes ini adalah WSJT-X dalam mode WW Digi contest.
QSO Points
● QSO points adalah hasil kontak sempurna antara 2 stasiun pada satu band tertentu, yang tercatat pada log mereka, dan hanya dihitung satu kali. ● DUPE: adalah QSO dengan stasiun yang QSO-nya sudah tercatat pada log pada band yang sama, nilainya dianggap nihil. NIL adalah QSO hanya tercatat di log anda saja dan tidak tercatat pada log stasiun lawan QSO anda, QSO point = 0, tanpa penalti. ● BUST: adalah kondisi QSO dimana tidak terdapat log atas call sign lawan QSO anda, QSO point = 0, tanpa penalti. ● BUST yang berlebihan: Bilamana ada peserta yang memiliki jumlah QSO yang sifatnya BUST dalam jumlah yang dianggap berlebihan oleh penyelenggara, maka peserta itu dapat terdiskualifikasi dengan tetap menghargai catatan QSO yang sah sebagai check-log.
Multipliers
World Prefix = 1 dan Country Prefix = 1
Kategori Kontes, Award dan e-Sertifikat ❖ Stasiun Indonesia/Dalam Negeri ➢ Club Station** ➢ YL-Station ➢ Penegak ➢ Penggalang ➢ Siaga
❖ Stasiun DX/Luar Negeri Bagi seluruh peserta kecuali yang masuk kategori checklog, akan mendapatkan e-Sertifikat kepesertaan yang dapat diunduh pada sjdxcontest.com . Selain itu Plakat penghargaan SJDX Contest 2026 disediakan bagi peserta yang memperoleh Total Score tertinggi* pada kategori pilihannya: *Bila terjadi kondisi kesamaan Total Score/seri, maka yang peserta yang unggul adalah yang menyerahkan logsheet terlebih dahulu. **Peserta Club Stations harap memilih category Multi Operator ketika mengunggah log **eCertificate kepesertaan hanya diterbitkan bagi peserta yg jumlah QSO sah-nya melebihi 25 QSO. Selain itu akan dikategorikan sebagai check-log.
Penyerahan Logsheet dan UDC (User Defined Contest) ● Tidak diperlukan UDC untuk kontes ini. ● Logsheet hasil kontes harus diserahkan dalam bentuk Cabrillo dg akhiran .log atau .cbr . ● Penyerahan logsheet hanya melalui tautan ini: sjdxcontest.com/upload, selambat-lambatnya 7-hari setelah kontes berakhir. Diluar waktu tenggat ini akan log akan dianggap sebagai check log.
Aturan Umum ● Peserta harus senantiasa menjunjung tinggi etika, sportifitas dan peraturan yang berkaitan dengan amatir radio ● Self-spotting sangat dianjurkan! ● Hanya untuk fixed-station, dengan QTH di tempat asal CallSign terdaftar. ● QSO yang dicatat hanya yang berlangsung pada band/frekuensi dan waktu yang ditentukan pada kontes ini. ● Setiap peserta hanya diperkenankan untuk melakukan satu pancaran pada waktu yang sama pada band manapun. ● Gunakan sub-band kontes yang dianjurkan, hindari mengganggu QSO reguler pada sub-band dasar digital mode. ● Pengiriman log lebih dari satu kali untuk satu callsign yang sama diijinkan, namun evaluasi hanya akan dilakukan terhadap log yang terakhir diterima sebelum berakhirnya batas waktu pengiriman log. ● Keputusan penyelenggara SJDX Contest 2026 tentang hasil kontes adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
High Point Call Signs (HPCS) Ada beberapa stasiun khusus yang menyandang gelar High Point Call Signs (HPCS). QSO dengan stasiun HPCS mendapat QSO point 50-points. Lihat Daftar HPCS di: sjdxcontest.com. *score untuk high point callsign akan dihitung oleh contest engine penyelenggara
Good Luck on the Contest – 73!
Jakarta, 25 Oktober 2026
ORARI Daerah DKI Jakarta Lokal Jakarta Selatan Contest manager, Ketua,
DKI Jakarta — Kegiatan Jamboree on the Air (JOTA) menjadi kesempatan bagi anggota Gerakan Pramuka untuk mengenal dunia komunikasi radio amatir melalui pembelajaran dan praktik secara langsung. Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, persiapan dilakukan sehari sebelum pembukaan, meliputi pemasangan dan penataan peralatan komunikasi serta pendirian tenda peleton sebagai sarana pendukung kegiatan.
Seluruh peralatan komunikasi diperiksa dan diuji untuk memastikan kesiapan operasional selama JOTA berlangsung. Pada malam harinya, dilaksanakan kegiatan Pra-JOTA yang diikuti oleh anggota Gerakan Pramuka peserta JOTA. Materi pembekalan mencakup sejarah JOTA, pengenalan peralatan komunikasi, gambaran rangkaian kegiatan, serta etika berkomunikasi menggunakan radio amatir.
Pada hari Jumat, pemeriksaan akhir kembali dilakukan terhadap seluruh peralatan komunikasi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan roll call dan komunikasi radio bersama Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kepulauan Seribu, yang didampingi oleh OM Okky – YC0SJK.
Selama pelaksanaan JOTA, peserta memperoleh kesempatan untuk melakukan komunikasi radio atau QSO melalui frekuensi Very High Frequency (VHF) dan High Frequency (HF). Praktik ini dilaksanakan dengan pendampingan anggota ORARI, baik dari ORARI Daerah DKI Jakarta maupun ORARI Lokal Pulau Tidung, sehingga peserta dapat men
Selain praktik komunikasi radio, peserta mengikuti berbagai kegiatan pengenalan teknologi dan keterampilan komunikasi. Materi yang diperkenalkan meliputi Amateur Radio Direction Finding (ARDF), pengenalan dan praktik kode Morse, Slow Scan Television (SSTV), serta komunikasi digital melalui Digital Mobile Radio (DMR).
Untuk memastikan seluruh peserta memperoleh kesempatan belajar yang merata, kegiatan dilaksanakan dengan sistem pembagian kelompok dan rotasi materi. Melalui metode ini, peserta dapat mencoba berbagai aktivitas komunikasi radio amatir, mengenal fungsi perangkat yang digunakan, serta memahami beragam teknologi yang mendukung komunikasi.
“Melalui JOTA, anggota Pramuka memperoleh kesempatan untuk mengenal dan mencoba berbagai aktivitas komunikasi radio amatir secara langsung.”
Secara keseluruhan, kegiatan JOTA menjadi sarana edukasi bagi anggota Gerakan Pramuka untuk memperluas wawasan mengenai komunikasi radio amatir. Dukungan dan pendampingan anggota ORARI turut memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat sekaligus mempererat kolaborasi antara Gerakan Pramuka dan ORARI dalam memperkenalkan teknologi komunikasi kepada generasi muda.
Jakarta, 16–18 Oktober 2026 — Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan Jamboree on the Air (JOTA) pada 16–18 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anggota Pramuka untuk mengenal komunikasi radio amatir, teknologi komunikasi digital, serta berbagai keterampilan komunikasi melalui pengalaman praktik secara langsung.
Setiap peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal berbagai mode komunikasi radio dan mencoba penggunaannya secara langsung.
Rangkaian kegiatan diawali dengan roll call tingkat daerah melalui repeater VHF ORARI Daerah DKI Jakarta pada frekuensi 146.660 MHz. Pemanggilan stasiun JOTA Kwartir Cabang se-DKI Jakarta dilakukan secara berurutan, dimulai dari Kwartir Cabang Kepulauan Seribu hingga Kwartir Cabang Jakarta Utara.
Pembukaan komunikasi tingkat daerah dilanjutkan dengan QSO perdana oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DKI Jakarta, Kak Ratiyono – YF0RTY, yang berkomunikasi dengan jajaran Kwartir Cabang se-DKI Jakarta. Selain itu, Kwarda DKI Jakarta turut mengikuti pembukaan dan roll call JOTA tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka melalui stasiun dengan callsign YH0S.
Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan JOTA di Kwarda DKI Jakarta diikuti oleh sekitar 300 peserta yang dibagi ke dalam tiga sesi. Peserta berasal dari berbagai golongan Pramuka, yaitu Penggalang dari SMP/MTs atau sederajat, Penegak dari SMA/MA/SMK atau sederajat, serta Pandega dari sejumlah perguruan tinggi di wilayah DKI Jakarta.
Untuk memberikan pengalaman belajar yang beragam, peserta mengikuti lima jenis kegiatan secara bergiliran, meliputi komunikasi radio melalui mode VHF dan HF, pengenalan serta praktik komunikasi digital, pengenalan kode Morse atau Continuous Wave (CW) melalui permainan berbasis web, serta slalom test sebagai kegiatan praktik keterampilan.
Melalui sistem rotasi, setiap peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal berbagai mode komunikasi radio dan mencoba penggunaannya secara langsung. Pendekatan yang interaktif ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari kegiatan kepramukaan pada umumnya, sekaligus memperkenalkan teknologi komunikasi sebagai sarana untuk membangun keterampilan, ketelitian, dan kerja sama.
Pada hari terakhir, rangkaian kegiatan ditutup dengan roll call tingkat daerah melalui repeater VHF ORARI Daerah DKI Jakarta pada frekuensi 146.660 MHz, menggunakan urutan pemanggilan Kwartir Cabang yang sama seperti saat pembukaan. Kegiatan dilanjutkan dengan QSO penutup oleh Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat dan Bela Negara (Hubtala) Kwarda DKI Jakarta, Kak Triadi P. Suparta – YB0KVN, yang juga bertindak sebagai Penanggung Jawab Stasiun JOTA Kwarda DKI Jakarta dengan callsign YH0AAJ, kepada jajaran Kwartir Cabang se-DKI Jakarta.
Kwarda DKI Jakarta selanjutnya mengikuti roll call penutupan JOTA tingkat nasional yang dilanjutkan dengan upacara penutupan.
Pelaksanaan JOTA Kwarda DKI Jakarta 2026 menjadi wujud kolaborasi Gerakan Pramuka dan ORARI dalam memperkenalkan komunikasi radio kepada generasi muda. Melalui kegiatan ini, diharapkan wawasan dan minat anggota Pramuka terhadap komunikasi radio amatir dan teknologi digital semakin berkembang, sekaligus mempererat persaudaraan, koordinasi, dan kerja sama antara Gerakan Pramuka dan ORARI di wilayah DKI Jakarta.
Jakarta Selatan, Sabtu, 17 Oktober 2026 — Semangat belajar dan mengenal dunia komunikasi radio hadir dalam kegiatan pendampingan Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) yang diselenggarakan oleh Stasiun JOTA SAKA Rintisan SAR Jakarta Selatan – YHØACJD.
Dalam kegiatan ini, peserta didik PBK dari pangkalan SLB A Perguruan Tinggi Negeri mendapatkan pelatihan dasar Phonetic Alphabet dan pengenalan istilah Q Code dalam komunikasi radio. Materi disampaikan melalui pendampingan Kak Yani serta bimbingan dari ORARI Lokal Jakarta Selatan.
Pelatihan ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengenal cara mengeja huruf menggunakan alfabet fonetik serta memahami istilah dan tata cara dasar dalam berkomunikasi melalui radio amatir. Dengan metode pengenalan dan praktik yang disesuaikan, peserta diajak untuk berinteraksi, belajar, dan membangun kepercayaan diri dalam menggunakan sarana komunikasi radio.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa dunia komunikasi radio dapat menjadi ruang belajar yang terbuka bagi semua kalangan. Melalui pendampingan yang tepat, Pramuka Berkebutuhan Khusus turut memperoleh kesempatan untuk mengenal teknologi komunikasi, mengembangkan keterampilan, dan berpartisipasi dalam kegiatan kepramukaan yang edukatif.
Partisipasi Stasiun JOTA SAKA Rintisan SAR Jakarta Selatan – YHØACJD bersama ORARI Lokal Jakarta Selatan diharapkan dapat terus mendukung kegiatan kepramukaan yang inklusif, sekaligus memperkenalkan komunikasi radio sebagai sarana pembelajaran, persaudaraan, dan pengabdian kepada masyarakat.
IAWNews.com – Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara dan berbagai perlombaan konvensional. Di Jakarta Pusat, semangat tersebut diterjemahkan dalam bentuk kompetisi yang memacu kemampuan teknis, strategi, ketelitian, sekaligus fisik para peserta melalui Kejuaraan Mini Fox Hunting Proklamafox Jakarta Pusat 2026.
Digelar ORARI Lokal Jakarta Pusat di kawasan Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (30/8/2026), Proklamafox 2026 mempertemukan para pehobi radio amatir dari berbagai daerah untuk beradu kemampuan menemukan sumber sinyal radio yang menjadi target dalam permainan Fox Hunting.
Sebanyak 68 peserta tercatat ambil bagian. Mereka berasal dari DKI Jakarta, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Karawang, Sleman, Magelang, Serang, Sumedang, Bandung hingga Tasikmalaya.
Bagi komunitas radio amatir, Fox Hunting bukan sekadar aktivitas mencari titik keberadaan pemancar. Di balik kompetisinya terdapat keterampilan membaca sinyal, menentukan arah, mengatur strategi pencarian, serta mengambil keputusan secara cepat dan tepat.
Ketua ORARI Lokal Jakarta Pusat, Yudi Wahyudin Surya Putra, SH (YC0JNK), mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk kembali mengasah kemampuan anggota dalam melakukan pencarian sinyal radio.
“Saat ini saya ada di Tugu Proklamasi, di mana ORARI Lokal Jakarta Pusat mengadakan Kejuaraan Mini Fox Hunting Proklamafox Jakarta Pusat,” ujar Yudi Wahyudin Surya Putra, SH (YC0JNK).
Menurut Yudi Wahyudin Surya Putra, SH (YC0JNK), Proklamafox memiliki keterkaitan erat dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia karena kegiatan tersebut digelar pada bulan Agustus. “Proklamafox ini memang berangkat dari event yang diambil pada saat bulan Agustus, sama dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia,” katanya.
Dalam kompetisi Fox Hunting, peserta tidak cukup hanya mengandalkan perangkat radio. Kemampuan teknis harus dipadukan dengan pengamatan terhadap lingkungan dan strategi untuk mempersempit lokasi sumber sinyal.
Karena itu, setiap peserta menghadapi tantangan yang berbeda di lapangan. Kecepatan mencari target harus berjalan beriringan dengan ketelitian agar peserta tidak salah menentukan arah maupun lokasi.
Yudi Wahyudin Surya Putra, SH (YC0JNK), menilai kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi komunitas radio amatir untuk kembali mengasah keterampilan yang menjadi bagian penting dalam aktivitas mereka. “Melalui kegiatan Proklamafox ini kita akan mengasah kembali tentang mencari sinyal ataupun pergerakan-pergerakan tentang stasiun-stasiun radio yang memang sengaja dilatih,” jelasnya.
Konsep tersebut membuat Fox Hunting memiliki karakter yang berbeda dibandingkan kompetisi olahraga pada umumnya. Unsur teknologi komunikasi, navigasi, ketahanan, strategi, dan ketepatan berpadu dalam satu arena pertandingan.
Pemilihan nama Proklamafox bukan tanpa alasan. ORARI Lokal Jakarta Pusat menjadikan momentum Proklamasi Kemerdekaan sebagai tema utama sekaligus filosofi kegiatan.Yudi Wahyudin Surya Putra, SH (YC0JNK) menyebut semangat pembebasan dan kemerdekaan menjadi spirit bagi dunia amatir radio. “Proklamafox membawa makna bahwa semangat proklamasi, semangat pembebasan kita menuju ke kemerdekaan ini juga menjadi spirit bahwa dunia amatir ini adalah dunia yang merdeka,” tuturnya.
Menurut Yudi Wahyudin Surya Putra, SH (YC0JNK), aktivitas radio amatir juga memiliki nilai keterampilan yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan masyarakat. “Kegiatan keterampilan dalam radio ini adalah milik masyarakat. Amatir radio atau jajaran amatir radio menjadi fasilitator, sehingga semakin ke sana akan semakin dicintai rakyat,” jelasnya.
Pesan tersebut memperlihatkan bahwa kompetisi Fox Hunting tidak hanya diarahkan untuk mengejar kemenangan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana mempertahankan keterampilan komunikasi radio sekaligus memperkenalkan dunia amatir radio kepada generasi dan masyarakat yang lebih luas.
Kehadiran 68 peserta dari berbagai daerah menjadi salah satu daya tarik Proklamafox 2026. Peserta dari Jakarta, Bekasi, Karawang, Jawa Tengah, Banten hingga Jawa Barat berkumpul dalam satu arena kompetisi. Perbedaan daerah justru menjadi bagian dari kekuatan komunitas karena kompetisi sekaligus menjadi ruang bertemu, bertukar pengalaman, dan mempererat persaudaraan sesama pehobi radio.
Dengan demikian, kemenangan bukan menjadi satu-satunya tujuan. Pengalaman mengikuti kompetisi dan bertemu dengan sesama anggota komunitas menjadi nilai lain yang tidak kalah penting.
Semangat tersebut juga sejalan dengan pesan Wali Kota Jakarta Pusat, Drs. Arifin, M. A. P., yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya Kejuaraan Mini Fox Hunting Proklamafox Jakarta Pusat 2026.
Menurut Drs. Arifin, M. A. P., Proklamafox merupakan event kebanggaan Jakarta Pusat dalam ajang perlombaan Fox Hunting ORARI. Kegiatan tersebut dinilai tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan kemampuan komunikasi radio amatir, serta menumbuhkan sportivitas dan kebersamaan.
Selain itu Drs. Arifin, M. A. P., juga mengajak peserta menjadikan Proklamafox sebagai kesempatan untuk menambah pengalaman dan mengasah kemampuan.
Rangkaian kegiatan tidak berhenti pada kompetisi Fox Hunting. Jakarta Pusat juga menggelar Special Net DMR melalui perangkat DMR di TG 510. Special Net berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB, sebelum dan selama rangkaian kegiatan Proklamafox berlangsung.
Aktivitas tersebut memperlihatkan bagaimana komunitas radio amatir tetap mengembangkan komunikasi melalui teknologi digital tanpa meninggalkan karakter komunitas yang mengedepankan interaksi dan silaturahmi.
ORARI Lokal Jakarta Pusat memastikan Proklamafox memiliki prospek untuk terus dilanjutkan. Yudi Wahyudin Surya Putra, SH (YC0JNK), mengatakan kegiatan ini akan diarahkan menjadi event tahunan Jakarta Pusat. “Kita akan jadikan event ini sebagai event tahunan untuk Jakarta Pusat,” tegasnya.Apresiasi juga diberikan oleh Yudi Wahyudin Surya Putra, SH (YC0JNK), kepada seluruh peserta yang telah hadir dan mengikuti kompetisi.
Harapan tersebut sejalan dengan dukungan Pemerintah Kota Jakarta Pusat yang menginginkan Proklamafox berjalan lancar, sukses, dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih mengenal dunia radio amatir di Indonesia.
Pada akhirnya, Proklamafox 2026 bukan hanya tentang menemukan siapa yang paling cepat menemukan “rubah” atau sumber sinyal. Di balik suara radio dan pergerakan peserta di lapangan, terdapat semangat kompetisi, keterampilan, persaudaraan, dan kecintaan terhadap hobi yang terus dijaga komunitas radio amatir.
Dari Tugu Proklamasi, semangat “Jakpus Bangkit Bersatu” pun diterjemahkan melalui frekuensi, strategi, dan perburuan sinyal dalam sebuah kompetisi yang memadukan teknologi dengan semangat kemerdekaan. (sulis)
Cibubur, 19 Agustus 2026 — Di tengah padatnya rangkaian kegiatan Jambore Nasional XII Gerakan Pramuka Tahun 2026, komunikasi radio menjadi salah satu unsur yang mendukung koordinasi di lapangan. Dalam kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, pada 12–20 Agustus 2026 tersebut, ORARI Daerah DKI Jakarta turut berpartisipasi melalui Tim Senkom Radio Bidang Hubungan Masyarakat dan Informasi (Humasinfo).
Tim yang terdiri atas pengurus ORARI Daerah DKI Jakarta dan anggota muda ORARI Daerah DKI Jakarta tersebut memberikan dukungan komunikasi untuk kebutuhan panitia pelaksana selama rangkaian kegiatan. Dukungan meliputi penyediaan repeater, penyiapan serta pengaturan perangkat handy transceiver (HT), dan pendampingan teknis penggunaan perangkat komunikasi di lapangan.
Selain mendukung komunikasi antarpetugas dan panitia, Tim Senkom Radio juga memastikan kesiapan dan kelancaran penggunaan frekuensi komunikasi protokol yang digunakan dalam sejumlah agenda resmi Jambore Nasional XII. Dukungan tersebut antara lain diberikan pada upacara pembukaan Jambore Nasional XII yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Pramuka ke-65, upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, serta persiapan dukungan komunikasi untuk upacara penutupan Jambore Nasional XII.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemantauan penggunaan frekuensi dan memastikan perangkat komunikasi yang digunakan berada dalam kondisi siap untuk mendukung koordinasi selama agenda berlangsung. Hal ini menjadi bagian dari dukungan teknis komunikasi agar koordinasi petugas di lapangan dapat berjalan sesuai kebutuhan kegiatan.
Dukungan teknis tersebut dikoordinasikan oleh Kabid Operasional dan Teknik ORARI Daerah DKI Jakarta, Adhianto Sardjono, YB0OIL, bersama anggota tim yang berasal dari unsur pengurus dan anggota muda ORARI Daerah DKI Jakarta.
Namun, kehadiran Tim Senkom Radio tidak hanya berlangsung di balik perangkat komunikasi. Di sela pelaksanaan tugas, anggota tim juga melakukan anjang sana ke sejumlah booth Kwartir Daerah yang berada di area pameran kontingen daerah di lapangan utama.
Kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi dan berinteraksi dengan peserta maupun perwakilan Kwartir Daerah dari berbagai wilayah Indonesia. Kehadiran anggota muda ORARI dalam kegiatan ini sekaligus memberikan pengalaman lapangan dalam penggunaan komunikasi radio untuk mendukung kegiatan berskala nasional.
Partisipasi ORARI Daerah DKI Jakarta dalam Jambore Nasional XII menjadi bagian dari kontribusi anggota amatir radio dalam mendukung kegiatan masyarakat, khususnya melalui kemampuan teknis komunikasi radio, pengelolaan perangkat, serta koordinasi komunikasi di lapangan.
Dengan dukungan tersebut, Tim Senkom Radio ORARI Daerah DKI Jakarta terus menjalankan perannya sepanjang rangkaian Jambore Nasional XII hingga agenda penutupan pada 20 Agustus 2026.
ORARI Daerah DKI Jakarta — mendukung komunikasi, menjaga koordinasi, dan hadir bersama Jambore Nasional XII.
Jakarta, 5 Juli 2026 – ORARI Lokal Jakarta Selatan bekerja sama dengan Club Station Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia YH0CD menggelar kegiatan promosi dan edukasi “Special Call 8G0CFD” di kawasan Car Free Day Sudirman, Jakarta Selatan, pada Minggu, 5 Juli 2026 pukul 06.30 – 10.00 WIB.
Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan organisasi ORARI kepada masyarakat umum, khususnya generasi muda, serta mengedukasi bahwa ORARI merupakan organisasi komunikasi yang menjadi cadangan komunikasi dalam penanggulangan bencana dan marabahaya.
Berbagai mata acara ditampilkan, meliputi Special Call pada 2M Band, komunikasi via Mode Satelit, demonstrasi pengiriman gambar melalui Slow Scan Television (SSTV), serta booth edukasi dan promosi yang berinteraksi langsung dengan pengunjung Car Free Day.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum ORARI OM. Donny Priambodo YB0DX, Ketua ORARI Daerah DKI Jakarta OM. Edy Sulistyadi YC0EDY, dan Presiden IARU Region 3 OM. Wisnu Widjaja YB0AZ.
Dalam kesempatan tersebut, ORARI Lokal Jakarta Selatan juga memberikan penghargaan berupa IAR dan Callsign Kehormatan YG0KIKI kepada Ibu Rizky Noviana, Wakil Camat Kecamatan Setiabudi, atas dukungan Pemerintah Jakarta Selatan terhadap kegiatan radio amatir.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menarik minat generasi muda untuk bergabung dan regenerasi di ORARI. Selain itu masyarakat luas dapat memahami peran penting ORARI sebagai sarana komunikasi saat terjadi bencana,” ujar panitia penyelenggara.
ORARI Lokal Jakarta Selatan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini dan mengundang masyarakat untuk hadir pada kegiatan ORARI berikutnya.
Indonesiasenang-, Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ORARI ke-58 tak hanya menjadi momen perayaan bagi para anggota Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI). Di Kelurahan Galur, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (10/07/2026), peringatan hari jadi organisasi radio amatir itu diwujudkan melalui aksi sederhana namun bermakna, yakni membagikan paket bahan pokok kepada masyarakat.
Sejak pagi, jajaran pengurus ORARI Lokal Jakarta Pusat hadir di RT 001/RW 06 dengan membawa puluhan paket sembako. Senyum dan sapaan hangat mewarnai kegiatan bertema “Frekuensi, Kepedulian Nyata untuk Sesama”, yang mempertemukan para pegiat radio amatir dengan warga yang menerima bantuan.
Bagi ORARI, frekuensi bukan sekadar gelombang komunikasi. Melalui kegiatan sosial ini, frekuensi juga menjadi simbol kepedulian yang menghubungkan anggota organisasi dengan masyarakat yang membutuhkan.
Dikatakan oleh Yudi Wahyudin Suryaputra (YCØJNK) selaku Ketua ORARI Lokal Jakarta Pusat, bahwa bakti sosial tersebut merupakan bagian dari peringatan HUT ORARI ke-58 yang dilaksanakan secara nasional.
“Hari ini kami dari ORARI Lokal Jakarta Pusat mengadakan bakti sosial di Kelurahan Galur dalam rangka memperingati HUT ORARI ke-58. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan hari jadi ORARI secara nasional”, kata Yudi Wahyudin Suryaputra (YCØJNK).
Menurut Yudi Wahyudin Suryaputra (YCØJNK), kepedulian kepada masyarakat merupakan nilai yang ingin terus dijaga oleh para anggota ORARI. Karena itu, organisasi tidak hanya aktif menjalankan hobi dan kegiatan komunikasi radio amatir, tetapi juga berupaya hadir memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Harapan juga disampaikan oleh Yudi Wahyudin Suryaputra (YCØJNK) agar kegiatan berbagi sembako ini tidak berhenti sebagai seremoni ulang tahun semata, melainkan menjadi program kerja yang terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Semoga kegiatan ini dapat terus berlangsung dan menjadi program kerja ORARI Lokal Jakarta Pusat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat”, ujar Yudi Wahyudin Suryaputra (YCØJNK).
Melalui aksi sosial tersebut, ORARI Lokal Jakarta Pusat ingin menunjukkan bahwa semangat kebersamaan tidak hanya terbangun melalui komunikasi di udara, tetapi juga melalui kepedulian yang diwujudkan dalam tindakan nyata.
Peringatan HUT ORARI ke-58 pun menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara komunitas radio amatir dengan masyarakat. Sebuah pengingat bahwa di balik perangkat komunikasi dan frekuensi radio, terdapat semangat gotong royong, empati, dan keinginan untuk terus berbagi.
Mengakhiri kegiatan, Yudi Wahyudin Suryaputra (YCØJNK) menyampaikan harapannya agar semangat kebersamaan ini terus terjaga. “Salam sehat dan salam ORARI. Bravo ORARI Lokal Jakarta Pusat”, pungkasnya. (devin; foto holj)
PULAU TIDUNG – Dalam rangka menjaga keandalan komunikasi dan mempererat sinergi di wilayah kepulauan, tim teknis ORARI Daerah DKI Jakarta sukses melaksanakan kegiatan pemeliharaan (maintenance) berskala penuh di Club Station Kepulauan Seribu, YH0AB, yang berlokasi di GOR Pulau Tidung pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Aksi yang berlangsung produktif mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB ini dipimpin langsung oleh OM Adhianto Sardjono (YB0OIL), selaku Penanggung Jawab (PJ) Stasiun sekaligus Kepala Bidang Operasi dan Teknik (Kabid Optek) ORARI DKI Jakarta.
Kolaborasi Tim Ahli dan Semangat Muda
Tidak bekerja sendiri, Om Adhianto didampingi oleh tim support teknis yang andal dan berpengalaman, di antaranya:
OM Ade Darmawan (YC0BIU)
OM Oke Judhianto K. (YC0SJK)
OM M. Ridho K.P (YC3BBD)
OM Alifian (YC0AQN)
Menariknya, kegiatan kali ini juga mendapat dukungan penuh dan suntikan semangat dari Ketua Kwarcab Kepulauan Seribu, Kakak Rustini (YF0RUS). Kehadiran beliau bersama kakak-kakak dari Dewan Kerja Cabang (DKC) Kepulauan Seribu—yang juga merupakan anggota muda ORARI Kepulauan Seribu—menjadi bukti nyata kolaborasi lintas generasi yang solid antara ORARI dan gerakan Pramuka.
Fokus Pemeliharaan: Optimalisasi Radio VHF dan HF
Untuk memastikan Club Station YH0AB dapat memancar dengan maksimal, tim teknis melakukan serangkaian perbaikan intensif selama empat jam penuh. Fokus pemeliharaan kali ini meliputi:
Pembenahan Radio VHF: Memastikan seluruh perangkat keras dan modulasi radio berada dalam kondisi prima.
Tuning & Pemasangan Antena HF Wire: Pengoptimalan antena bentang (wire) untuk jangkauan komunikasi HF yang lebih luas dan stabil.
Pemasangan Antena VHF G6: Menaikkan antena vertikal G6 demi memperkuat daya pancar dan penerimaan sinyal di frekuensi VHF sekitar Kepulauan Seribu.
“Pemeliharaan ini sangat krusial, mengingat posisi strategis Club Station YH0AB di wilayah administrasi Kepulauan Seribu Selatan. Dengan perangkat yang kembali tune-up dan antena baru yang terpasang sempurna, YH0AB siap menjadi garda depan komunikasi, baik untuk kegiatan amatir radio maupun dukungan komunikasi kebencanaan,” ujar OM Adhianto Sardjono (YB0OIL) di sela-sela kegiatan.
Siap Mengudara Kembali
Kini, GOR Pulau Tidung yang menjadi rumah bagi YH0AB telah siap kembali menyapa para amateur radio di seluruh Nusantara dan internasional. Suksesnya kegiatan ini tidak lepas dari kerja keras tim teknis serta dukungan penuh dari komunitas lokal dan anggota muda yang bahu-membahu hingga sore hari.