Jakarta, 16–18 Oktober 2026 — Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan Jamboree on the Air (JOTA) pada 16–18 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anggota Pramuka untuk mengenal komunikasi radio amatir, teknologi komunikasi digital, serta berbagai keterampilan komunikasi melalui pengalaman praktik secara langsung.
Setiap peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal berbagai mode komunikasi radio dan mencoba penggunaannya secara langsung.
Rangkaian kegiatan diawali dengan roll call tingkat daerah melalui repeater VHF ORARI Daerah DKI Jakarta pada frekuensi 146.660 MHz. Pemanggilan stasiun JOTA Kwartir Cabang se-DKI Jakarta dilakukan secara berurutan, dimulai dari Kwartir Cabang Kepulauan Seribu hingga Kwartir Cabang Jakarta Utara.
Pembukaan komunikasi tingkat daerah dilanjutkan dengan QSO perdana oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DKI Jakarta, Kak Ratiyono – YF0RTY, yang berkomunikasi dengan jajaran Kwartir Cabang se-DKI Jakarta. Selain itu, Kwarda DKI Jakarta turut mengikuti pembukaan dan roll call JOTA tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka melalui stasiun dengan callsign YH0S.

Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan JOTA di Kwarda DKI Jakarta diikuti oleh sekitar 300 peserta yang dibagi ke dalam tiga sesi. Peserta berasal dari berbagai golongan Pramuka, yaitu Penggalang dari SMP/MTs atau sederajat, Penegak dari SMA/MA/SMK atau sederajat, serta Pandega dari sejumlah perguruan tinggi di wilayah DKI Jakarta.
Untuk memberikan pengalaman belajar yang beragam, peserta mengikuti lima jenis kegiatan secara bergiliran, meliputi komunikasi radio melalui mode VHF dan HF, pengenalan serta praktik komunikasi digital, pengenalan kode Morse atau Continuous Wave (CW) melalui permainan berbasis web, serta slalom test sebagai kegiatan praktik keterampilan.

Melalui sistem rotasi, setiap peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal berbagai mode komunikasi radio dan mencoba penggunaannya secara langsung. Pendekatan yang interaktif ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari kegiatan kepramukaan pada umumnya, sekaligus memperkenalkan teknologi komunikasi sebagai sarana untuk membangun keterampilan, ketelitian, dan kerja sama.
Pada hari terakhir, rangkaian kegiatan ditutup dengan roll call tingkat daerah melalui repeater VHF ORARI Daerah DKI Jakarta pada frekuensi 146.660 MHz, menggunakan urutan pemanggilan Kwartir Cabang yang sama seperti saat pembukaan. Kegiatan dilanjutkan dengan QSO penutup oleh Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat dan Bela Negara (Hubtala) Kwarda DKI Jakarta, Kak Triadi P. Suparta – YB0KVN, yang juga bertindak sebagai Penanggung Jawab Stasiun JOTA Kwarda DKI Jakarta dengan callsign YH0AAJ, kepada jajaran Kwartir Cabang se-DKI Jakarta.

Kwarda DKI Jakarta selanjutnya mengikuti roll call penutupan JOTA tingkat nasional yang dilanjutkan dengan upacara penutupan.
Pelaksanaan JOTA Kwarda DKI Jakarta 2026 menjadi wujud kolaborasi Gerakan Pramuka dan ORARI dalam memperkenalkan komunikasi radio kepada generasi muda. Melalui kegiatan ini, diharapkan wawasan dan minat anggota Pramuka terhadap komunikasi radio amatir dan teknologi digital semakin berkembang, sekaligus mempererat persaudaraan, koordinasi, dan kerja sama antara Gerakan Pramuka dan ORARI di wilayah DKI Jakarta.